Tampilkan postingan dengan label Gado-gado. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gado-gado. Tampilkan semua postingan

Skema Praktek Riba/ Bunga Bank

Berikut ini adalah kedzaliman Bank-bank pemungut riba. Mereka membangkrutkan semua lapisan masyarakat tanpa kecuali.


Prosesnya adalah: NASABAH MENABUNG DI BANK ~> BANK MEMINJAMKAN PADA PENGUSAHA ~> PEMINJAM/USAHA MENGHASILKAN BARANG ~> BARANG ITU DIBELI NASABAH JUGA AKHIRNYA (Nasabah hanya dapat BUNGA BANK 0,5% tapi membayar barang lebih mahal, tambah 1% untuk bunga/riba Bank)

Jika uang yang beredar diambil para bankir terus-menerus dengan bunga. Maka jumlah uang yang mengalir di masyarakat akan terus berkurang. Pengusaha akan semakin kesulitan karena daya beli masyarakat turun. Pada akhirnya usaha pun bangkrut. Jaminan yang diberikan oleh pengusaha kepada Bank akan disita. Rakyat tercekik karena inflasi. Uang yang ditabung susah payah tidak lagi punya “daya beli”. Uang seperti sampah.

Jika hal ini terjadi pada negara dengan berhutang pada Bank Dunia. Maka kebangkrutan hanya soal waktu saja. Ekonomi melambat Bank Dunia akan selalu dapat bunga. Ketika ekonomi terpuruk dan mata uang lemah, maka hutang akan bertambah dengan sendirinya. Karena pelemahan krus rupiah, hutang akan bertambah banyak dengan sendirinya. Tanpa pemerintah mengajukan pinjaman baru sekalipun.
Bank akan selalu untung ketika ekonomi bagus maupun tidak. Inilah bentuk kedzaliman dan kecurangan sitem riba/bunga.
Yang miskin tercekik, yang kaya foya-foya. Semua bangkrut dan hanya Bank saja yang selalu untung. 

BANK SISTEM RIBA

1.  NASABAH : Hanya dapat 0.5% tapi dia harus membayar 1% lebih mahal untuk RIBA bank. Dengan naiknya harga barang yang dibeli. Karena pengusaha harus membayar bunga bank dan bunga bank itu dimasukan ke harga barang.
2. Non Nasabah : Ikut-ikutan terkena riba yaitu 0.5% +1% yang dikenakan pada harga barang.
3. TIDAK MEMBAGIKAN SHU tiap tahun kepada nasabah yang menabung secara adil dan proporsional. Mereka menjual kertas untuk mencari untung. Bahkan modal itu bukan milik mereka, tapi dari masyarakat.

BMT (Baitul Mal wa Tamwil) NON RIBA

Membagikan SHU kepada semua penabung setiap tutup buku (setahun sekali) berdasar proporsi yang adil. BMT hanya mendapatkan upah jasa atas kegiatan yang dilakukan.
Dengan begitu maka daya beli masyarakat akan selalu terjaga dan bertambah sejahtera.

Jika ada yang mengaku syariah tapi tidak membagikan SHU maka mereka adalah PENIPU. Memanfaatkan nama syariah tapi sejatinya KAPITALIS munafik.

Sekarang Anda bayangkan jika skema ini terjadi pada negara. Update terbaru hutang kita silahkan cari infonya.

Hutang kita adalah 3.700 triliun. Jika dibagi jumlah penduduk. Maka masing-masing orang baik bayi, anak, dewasa, kakek nenek berhutang kurang lebih 15 juta rupiah. Bayangkan, apakah kondisi sekarang setiap penduduk bisa punya uang segitu?. Oke kalau Anda yang bisa dapat manfaat/makan uang rakyat dengan duduk di pemerintahan mungkin bisa. Tapi bagaimana dengan rakyat kecil?.
Ingat, jika kita mati masih menaggung hutang maka ruh kita masih menggantung. Walau hutang itu cuma 1 sen. Kenapa malah pemerintah berhutang dan rakyat yang harus menanggungnya?. Apakah tujuan bernegara seperti itu?. Jika tidak demikian toh buktinya seperti itu.

Berikut ini adalah berita tentang efek riba dan hutang yang dialami oleh Yunani. Yang saat ini sudah memiliki hutang sebesar 177% dari GDP. Jangan anggap Indonesia tidak akan mengalaminya jika kita masih menyepelekan hutang dan riba.

Pekerja seks komersial (PSK) di negara Yunani banting harga ke titik terendah setelah negara tersebut dilanda krisis. Menurut laporan terbaru, banyak PSK mematok harga hanya 2 Euro atau setara Rp29.000.
Sebagaimana dilansir Mirror , Sabtu (28/11/2015), laporan dari seorang penulis Gregory Lazos dari Panteion University di Athena, Yunani mengungkap bahwa sampai saat ini ada sekitar 18.500 wanita yang menjadi PSK di Yunani. Sebelum krisis melanda Yunani, tarif kencan dengan PSK ada di kisaran Rp733.000.
“Beberapa wanita hanya melakukannya setara dengan harga kue keju atau sandwich. Mereka butuh makan karena mereka lapar,” ujar Lazos kepada Times.
“Faktor meningkatnya jumlah anak perempuan yang hanyut dalam prostitusi tergantung pada kebutuhan mereka. Jumlah total PSK wanita sungguh mengejutkan,” lanjutnya.
Temuan akademis Yunani ini menunjukkan, wanita Yunani mendominasi 80 persen dari industri prostitusi, di mana mayoritas PSK berasal asli dari Eropa Timur. Hanya 10 dari 525 rumah bordil di negara itu yang beroperasi dengan lisensi legal.
Sumber : Solopos
Jadi, jika Anda bertanya siapa dan apa penyebab krisis ekonomi terjadi maka jawabnya:

Pemerintah dan Bankir lah penyebabnya. Jangan harap mereka akan membuat solusi. Wong mereka juga lah penyebabnya. Malah bahkan akan membuat krisis-krisis yang lebih dahsyat lagi. Anda siap?

Kejahatan bunga/riba sangat masif efeknya. Anda ingin suatu saat nanti anak atau cucu Anda menjadi pelacur hanya untuk mendapatkan uang untuk makan?

Dari beberapa sistem bernegara yang lain, sistem Islam lah yang paling keras dalam hal menentang riba. Bahkan dalam hal hutang juga demikian. Jika orang yang berhutang mati dan meninggalkan hutang. Maka ruh/jiwa nya akan terus melayang/gentayangan. Lalu, bagaimana dengan hutang negara yang 3.700 T itu?. 250 Juta penduduk Indonesia jiwa/ruh nya akan terus melayang sampai hutang itu dilunasi. Termasuk Anda yang membaca tulisan ini pada saatnya nanti. Karena hutang itu diatasnamakan rakyat Indonesia. Adapun hukum hutang dan riba tidak diatur secara tertulis di negri mayoritas muslim di negara ini karena Indonesia hanyalah tipu-tipu belaka. Ajaran Islam menjadi hina karena Indonesia. Seolah-olah orang Indonesia adalah cerminan Islam adalah omong kosong.

Dan satu yang harus selalu Anda ingat, nahwa:
 "BANKIR TIDAK PUNYA AGAMA/TUHAN"

Silahkan baca ancaman KERAS bagi pemungut riba di link ini: 

Negara Bangkrut Hanya Soal Waktu

Kebangkrutan Orang/Negara Yang BERHUTANG adalah SOAL WAKTU.


Kenapa bangkrutnya menunggu waktu? Kita lihat contoh kasus berikut.

Bila A berhutang 1.000.000 poin (Entah itu dolar, yen, yuan atau mata uang lainya) dengan bunga:

Contoh 1
Bunga/riba 2% tiap tahun >> maka hutang akan menjadi 200% atau 2 kali lipat dalam 50 tahun.
(100% : 2% = 50 tahun). >> pokok + bunga = 100% + 100 %

Contoh 2
Bunga/riba 5% tiap tahun >> maka maka hutang akan menjadi 200% atau 2 kali lipat dalam 20 tahun.
(100% : 5% = 20 tahun).

Sekeras apapun kamu/negara bekerja. Tetap harus membayar bunga.
Usahamu/negaramu bangkrut tetap membayar bunga tidak peduli kamu mau menjual apa untuk melunasi hutangmu.
Anehnya dalam tingkat negara, hutang negara dalam bentuk kertas akan dikembalikan dengan Sumber daya alam atau kekayaan riil.
Sementara hutang tersebut hanya dalam bentuk uang kertas ..!! sekali lagi KERTAS ..!!

Kebangkrutan maksimal akan terjadi kertika:
2. (5%) 1.000.000 point yang kamu hutang adalah 25% kekayaan riil mu.
Maka dalam waktu 80 tahun kamu adalah BUDAK pemberi hutang. Karena kamu tidak mungkin bisa membayar bunganya.
Bahkan POKOK hutangmu masih BELUM DIBAYAR.

Negara berhutang pada Bank Dunia dengan bunga 2% misalnya. Kemudian bank-bank swasta meminjam dari BI/Bank Sentral.
Bank-bank ini kemudian meminjamkan uang tersebut kepada masyarakat dengan bunga 5%. Inilah yang disebut jual beli kertas.

Lebih parah lagi hutang negara. Apabila uang pinjaman tersebut banyak mengalir ke koruptor dan pengusaha sistem kapitalis dengan memanfaatkan masyarakat yang konsumtif.
Mereka tidak peduli negara hutangnya berapa. Karena hutang negara akan dikembalikan oleh rakyat dengan:
- Kenaikan harga BBM
- Kenaikan Listrik
- Berbagai macam pajak
- Penjualan SDA murah
- Penjualan manusia untuk jadi TKI/TKW guna mencari devisa UNTUK BAYAR HUTANG NEGARA. Sementara hasil jerih payah mereka ditukar dengan, mata uang yang tidak laku.

Hutang semakin banyak, maka pajak semakin besar. Kamu dipaksa untuk bernegara, sementara kamu hanya DITIPU oleh negara.
Berbagai macam slogan, berbagai macam lambang, berbagai macam teori, berbagai macam undang-undang.
KAMU TETAP DI TI PU ...sekali lagi DI TI PU. jelas? ditipu.

Uang hasil hutang hanya dinikmati para pejabat negara. Tentu, mereka akan gembar-gembor semangat nasionalisme, semangat kemerdekaan, semangat bekerja dan semangat tipu-tipu lainya.
TETAP, KAMU DI TI PU.

Kalau mereka memang jiwa pejuang dan rela berkorban demi masyarakat banyak. Mereka HARUS hidup sebatas rata-rata rakyatnya.
Syukur bisa lebih bersahaja dalam arti sebenarnya. Pejabat negara apa mau? Hahaha..
Sekali lagi, KAMU DI TI PU.

Percaya sama pejabat itu seperti kamu dipaksa makan tai kucing.
Si pejabat bilang: Ini lhoo.. Tai kucing, ...rasanya coklat.
Seolah-olah coklat padahal itu tai kucing.
Kamu mau makan? :D

Orang banyak khawatir dan bilang: "Kalau Indonesia bubar bagaimana?"
Sebelum ada Indonesia, orang dulu juga dapat rezeki dari Allah. Bukan dari Indonesia. Indonesia kan baru kemarin sore.
Sebelum ada Indonesia tanah yang kamu tinggali juga milik nenek moyangmu dan mereka juga belum ada Indonesia.

"Nah, kalau nanti kita dijajah asing bagaimana?"

Sekarang saja dijajah. Toh kalau nanti memang perang melawan penjajah yang maju rakyat juga. Dulu zaman VOC kan begitu?
Ngaku Indonesia cuma biar para brengsek di pemerintahan bisa dapat makan dari duit rakyat. Ga mau cari rezeki.
Kalau memang meneladani Nabi, ya cari rezeki. Nabi saja tidak hidup dari makan uang pajak apalagi riba bank. Yesus/Isa juga cari rezeki. Bukan minta-minta.

Di akhirat nanti kamu apa ditanya. Dulu kamu di dunia ikut negara mana?

Ada atau tidaknya Indonesia. Kamu tetap dapat rezeki dari Allah. Bukan dari Indonesia.

Rakyat kecil akan tercekik dan yang tersisa adalah para rentenir penghisap uang rakyat dan penjahat/pejabat penipu rakyat. Rakyat cuma bisa MLONGO
Jumlah penduduk berkurang karena kesulitan hidup, kejahatan meningkat..

Tidak perduli kamu bangkrut atau lancar berusaha. KAMU TETAP HARUS MEMBAYAR BUNGA dan pokoknya.

Kondisi ini bisa berubah tergantung kesepakatan antara peminjam dan pemberi pinjaman.

TETAP, RIBA ADALAH MALAPETAKA. Negara akan dikuasai tanpa perlu memerangi..
Masih bilang bunga/riba tidak apa-apa?

ngeek.. ngook..

Mau mati demi negara? LEBIH BODOH LAGI

BERAPA HUTANGMU / NEGARAMU?

Berikut adalah grafik hutang Yunani yang sekarang sudah bangkrut dan dikuasai Bankir:

Ancaman Bagi Pemungut Riba / Bekerja di Bank

2:275 Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang mengulangi (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.

Sudah jelas laranganya. Dan ancamanya yaitu PENGHUNI NERAKA KEKAL. Ini artinya Anda para pemungut riba / kerja di Bank / digaji dari hasil bunga / riba tidak akan pernah masuk syurga sebanyak apapun amal ibadah, sedekah atau kebaikan-kebaikan yang pernah diusahakan selama hidup dunia..Na'udzubillahimindzalik

2:276 Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa.

Orang yang memungut riba tetaplah KAFIR walau mengaku beriman, beribadah menyembah Allah. Karena imanya adalah kemunafikan belaka.

2:278 Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman.

Peringatan Allah kepada pelaku riba untuk meninggalkan riba jika memang mengaku beriman.

2:279 Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertobat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.

Allah dan rosul memerangi. Sudah semestinya Anda selaku orang yang mengaku umat Islam juga wajib hukumnya ikut memerangi. Para 'alim ulama seharusnya berjihad di jalan Allah memerangi bank-bank yang menetapkan bunga pinjaman baik itu kecil atau besar. Anehnya di negri ini malah dilakukan oleh negara. Sungguh azab Allah tidak akan pernah berhenti pada negri ini.

3:130 Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan.

Orang yang memungut riba adalah orang yang sangat rugi. Karena nikmat dunia lebih dipilih dan memilih neraka yang abadi di akhirat kelak.

4:161 dan disebabkan mereka memakan riba, padahal sesungguhnya mereka telah dilarang daripadanya, dan karena mereka memakan harta orang dengan jalan yang batil. Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir di antara mereka itu siksa yang pedih.

Pelaku riba disebut KAFIR karena mengingkari perintah Allah yang tertulis jelas dalam Al-qur’an. Meskipun mulutnya mengucap beriman dan seolah-olah telah menjadi muslim. Allah Maha Mengetahui kemunafikan hamba-Nya. Maka bersiaplah, hari pembalasan pasti akan tiba.
Ingatlah wahai saudaraku, azab Allah sangatlah pedih. Dunia ini hanya sementara, jangan kamu menjadi lalai karenanya.

30:39 Dan sesuatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar dia bertambah pada harta manusia, maka riba itu tidak menambah pada sisi Allah. Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencapai keridaan Allah, maka (yang berbuat demikian) itulah orang-orang yang melipat gandakan (pahalanya).

Ayat ini ditujukan kepada para Bankir dan orang yang bekerja pada sistem riba. Dengan memberikan bunga/riba seolah-olah para bankir itu telah berbuat adil. Padahal sejatinya itu adalah tipuan belaka. Bank tetap mendapatkan profit lebih banyak dengan memungut bunga lebih kepada peminjam. Sementara para penabung/nasabah hanya diberikan bagian yang sangat sedikit.

....

Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya, lalu dia berpaling darinya dan melupakan apa yang telah dikerjakan oleh kedua tangannya? Sungguh, Kami telah menjadikan hati mereka tertutup, (sehingga mereka tidak) memahaminya, dan (Kami letakkan pula) sumbatan di telinga mereka. Kendatipun engkau (Muhammad) menyeru mereka kepada petunjuk, niscaya mereka tidak akan mendapat petunjuk untuk selama-lamanya.
[QS. Al-Kahf: Ayat 57]


Dan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. Jika Dia hendak menyiksa mereka karena perbuatan mereka, tentu Dia akan menyegerakan siksa bagi mereka. Tetapi bagi mereka ada waktu tertentu (untuk mendapat siksa) yang mereka tidak akan menemukan tempat berlindung dari-Nya.
[QS. Al-Kahf: Ayat 58]



Kepada Anda yang masih bekerja di bank. Neraka lah tempat yang pantas di akhirat kelak, mengaku-ngaku sebagai seorang muslim adalah percuma ...!!.
Waktu tertentu untuk mendapatkan siksa sebagaimana janji Allah adalah di hari pembalasan kelak/kiamat/hari akhir. Rasa bangga dengan bekerja memungut riba akan jadi penyesalan untuk selama-lamanya. Anda tidak akan bisa kembali lagi ke dunia untuk bertaubat atau lari/berlindung/menghindar dari siksa-Nya yang pedih.

Segeralah bertaubat dan tinggalkan pekerjaanmu. Jangan kalian tukar hidup akhirat yang kekal dengan dunia yang sementara.

Sebarkan tulisan ini sebagai bentuk tobatmu. Semoga Allah mengampuni dosa-dosamu dan memasukan kamu sebagai orang-orang yang selamat dari fitnah dunia.

Sejatinya, para bankir/pemungut riba adalah para pengikut Dajjal. Materi adalah alasan mereka hidup di dunia. Pemahaman kapitalisme adalah ciri mereka. Menganggap bahwa uang/materi adalah penentu kebahagiaan hidup di dunia. Silahkan lihat ilustrasi sistem kapitalisme di link di bawah ini:

Piramida Kapitalisme



Dalam piramida kapitalisme kenapa Para Tokoh Agama digambarkan membodohi umat (We Fool You) ?
Ya, hal ini karena pemahaman tokoh agama tersebut. Sedikit yang mengajarkan untuk melawan penindasan. Lebih banyak ajaran ibadah individu. Ini malah yang akan menjauhkan umat dari agama. Mereka anggap agama hanyalah dongeng belaka. Masalah dalam hidup semakin sulit tokoh agama hanya ngoceh masalah ibadah. Akar pemasalah umat tidak dapat diatasi. Riba yang mencekik umat seolah-olah bukan masalah. Padahal ajaran agama memerintahkan untuk "MEMERANGINYA". Perang dalam arti yang sesungguhnya. Karena kerusakan umat dimulai dari itu.

2:275 Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang mengulangi (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.

Sangat jelas laranganya. Dan ancamanya adalah PENGHUNI NERAKA KEKAL. Ini artinya Anda para pemungut riba / kerja di Bank / digaji / menikmati hasil riba tidak akan pernah masuk syurga sebanyak apapun amal ibadah, sedekah atau kebaikan-kebaikan yang pernah diusahakan selama hidup dunia..Na'udzubillahimindzalik.

2:279 Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertobat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.

Allah dan rosul memerangi. Sudah semestinya Anda selaku orang yang mengaku umat Islam juga wajib hukumnya ikut memerangi. Para 'alim ulama seharusnya berjihad di jalan Allah memerangi bank-bank yang menetapkan bunga pinjaman baik itu kecil atau besar. Anehnya di negri ini malah dilakukan oleh negara. Sungguh azab Allah tidak akan pernah berhenti pada negri ini.
Apakah para 'alim ulama di negri ini diam karena mereka sadar bahwa mereka juga makan uang riba? Menteri agama pun makan gaji dengan uang riba dan menduduki jabatan itu tanpa sedikitpun takut dengan ancaman Allah SWT?
Maka menjadi benarlah bahwa tokoh agama sebatas "tukang dongeng" yang membodohi/menipu masyarakat. Mengambil ajaran agama yang hanya baik untuk kepentingan perut, nafsu dan syahwat nya saja. Agama adalah suatu dongeng yang perlu dikomersilkan sebagai media cari nafkah.

Jika tokoh agama memang meneladani Nabi/Yesus/Isa semestinya mereka lantang pada penindasan. Dan berani miskin demi tegaknya agama. Sebagaimana Nabi/Yesus/Isa yang juga bukan manusia kaya harta. Beliau saja rela miskin demi tegaknya agama. Tapi kenapa malah tokoh agama sekarang menjual agama demi perut dan syahwat mereka?. Allah pasti akan minta pertanggung jawaban kelak.

Bahkan, bayak tokoh agama yang menganggap uang adalah kebutuhan hidup manusia. Ini juga yang kemudian diajarkan pada umatnya. Miris. Tak jarang tokoh agama memasang tarif setiap mengisi ceramah. Agama hanyalah jadi komoditas jual beli tanpa bisa memberikan solusi. Bagi sebagaian mereka. Agama tak ubahnya seperti ajaran yang perlu dikomersilkan demi kepentingan perut semata. Menyampaikan ajaran agama dengan guyonan seolah ajaran agama bahan untuk guyonan. Tidak menyampaikan yang haq karena khawatir ditinggal pengikutnya. Bahkan tokoh agama malah ada yang ragu dengan apa yang ia sampaikan.. Ajaran agama hanya sebatas dalam perdebatan. Meraka adalah pembuka jalan bagi Dajjal. Karena dajjal membawa materi dunia, tokoh agama banyak yang gila materi dunia.
Disinilah awal bencana umat beragama. Tidak tahu tujuan beragama. Bahwa tuntunan agama menciptakan keadilan dan menentang segala bentuk penindasan. Bukan hanya ibadah kepada Tuhan.  Tak jarang malah sesama umat beragama/kelompok dalam satu agama saling serang karena urusan ibadah. Satu kelompok merasa lebih benar dari kelompok lainya. Semakin bodoh dan membodohi umat. Itulah tokoh agama zaman sekarang. Agama mereka adalah uang. Tujuan hidup mereka adalah mencari uang. Seperti yang tergambar dalam ilustrasi Piramida Kapitalisme diatas. Padahal Tuhan menjanjikan rezeki untuk semua mahluknNya. Bukan uang, emas dan harta benda lainya. Tapi rezeki.
Tidak ada mahluk yang pernah hidup di dunia ini bisa menikmati lebih dari rezeki. Fir'aun dan Qorun berkuasa dan sangat kaya. Tapi mereka hina atas kekuasaan dan hartanya. Mereka disiksa selamanya di neraka. Merasa capital/uang/kekayaan adalah jalan hidup. Apa bedanya dengan tokoh agama sekarang?. Cukup mereka yang jadi perumpamaan bagi kita semua. Selama hidup di dunia ini pun dahulu mereka hanya mendapatkan rezeki dari Allah. Harta yang dimiliki itu milik Allah dan kembali jadi milik Allah.

“Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (Lohmahfuz).”
“Dan Kami telah menjadikan untukmu di bumi keperluan-keperluan hidup, dan (Kami menciptakan pula) makhluk-makhluk yang kamu sekali-kali bukan pemberi rezeki kepadanya.” (Al Hijr: 20)

Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan (dengan) sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezekinya datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi (penduduk) nya mengingkari nikmat-nikmat Allah; karena itu Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang selalu mereka perbuat. (An Nahl: 112)

Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kami lah yang akan memberi rezeki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar. (Al-Isra: 31)

Mereka tidak mendengar perkataan yang tak berguna di dalam surga, kecuali ucapan salam. Bagi mereka rezekinya di surga itu tiap-tiap pagi dan petang. (Maryam: 62)

Atau siapakah yang menciptakan (manusia dari permulaannya), kemudian mengulanginya (lagi), dan siapa (pula) yang memberikan rezeki kepadamu dari langit dan bumi? Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)?. Katakanlah: "Unjukkanlah bukti kebenaranmu, jika kamu memang orang-orang yang benar". (An Naml: 64)

Allah-lah yang menciptakan kamu, kemudian memberimu rezeki, kemudian mematikanmu, kemudian menghidupkanmu (kembali). Adakah di antara yang kamu sekutukan dengan Allah itu yang dapat berbuat sesuatu dari yang demikian itu? Maha Sucilah Dia dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan. (Ar Ruum: 40)

Maka jika ada ulama/kiyai/pastur/tokoh agama lainya yang menyebut-nyebut uang maka BISA KITA JULUKI MEREKA SEBAGAI "ULAMA/KIYAI/PASTUR/TOKOH AGAMA KAPITALIS PENGIKUT DAJJAL/ANTICHRIST" yang mengingkari Tuhanya sendiri.

Tentara/Polisi/Aparat kemanan dll dalam sistem kapitalis sama parahnya, bergerak dan bertindak hanya demi uang. Atasan memerintahkan karena atas kuasa atas uang. Bahkan tidak hati nurani nya tidak bisa menilai mana baik mana dzalim. Mebunuh dan dibunuh hanya karena uang. Padahal, YANG DIBUNUH MATI. YANG MEMBUNUH JUGA PASTI AKAN MATI NANTINYA. Lalu apa gunanya saling bunuh demi UANG? UANG MU AKAN DIBAWA SAMPAI MATI? Maka dari itu, JANGAN MAU DIBODOHI. Beranilah ketika melihat penindasan dan ketidak adilan di muka bumi. Smoga Allah Tuhan Yang Maha Esa meridhoi semangatmu melawan segala bentuk ketidak adilan. BUKAN DEMI UANG.

Pada dasarnya sejarah hanyalah mengulang. Apa yang dilakukan pemerintah sekarang adalah apa yang dilakukan oleh Fir'aun zaman dahulu pada rakyatnya. Memungut pajak dan riba dan menindas tanpa peduli keadaan rakyat yang paling bawah bagaimana. Sangat disayangkan hal tersebut juga dilakukan oleh Pemerintah Indonesia yang notabene memiliki penduduk mayoritas muslim terbesar di dunia. Yang dipraktekan bukan lah Islam tapi malah mencontoh cara-cara orang kafir yang jelas rusaknya. Islam datang membawa tuntunan dan petunjuk yang SANGAT jelas. Tapi sayangnya nafsu manusi condong untuk mengikuti cara-cara syetan. Bahkan sekelas orang alim di pemerintahan sekalipun. Mereka para penghamba hawa nafsu. Agama digunakan hanya untuk mencari materi dunia. Mereka tidak mencontoh nabinya dengan hidup sederhana. Tetap mengusahakan rezeki bukan dengan hidup dari malak/memungut pajak dari umat dan duduk enak di kursi jabatan. Itulah ulama akhir zaman. Para penghamba materi dan penjilat kekuasaan. Silahka lihat pada label gado-gado untuk membaca tulisan lainya.

"Uang adalah pelayan manusia, bukan manusia yang jadi budak uang"

Sungguh Allah akan meminta pertanggung jawaban hidup kita di akhirat kelak. Tidak ada yang luput dari hisab Nya. Beruntunglah orang-orang yang menjadikan Islam sebagai jalan hidup. Bukan cuma pura-pura Islam demi untuk mendapatkan materi dunia yang sementara.

Bahaya Ekonomi

Menegenal Dokumen “protocols of zion” Rencana Jangka Panjang Zionisme Internasional Untuk Menghancurkan Ummat Kristen dan Ummat Muslim se Dunia
Dokumen "Protocols of Zion" yang sudah lama menjadi 'kitab suci" Zionisme Internasional, selama ini dipahami sebagai sumber inspirasi kaum Yahudi untuk menata dunia sesuai dengan keinginannya, yaitu Dunia yang pada akhirnya hanya beragama satu, agama Yahudi. Inti ajaran agama Yahudi adalah pemujaan materi atau dikenal dengan istilah materialisme. Protokol itu pertama kalinya dibuat tahun 1895 di Basel-Swiss oleh pemimpin Zionis saat itu, TheodoreHertzel. Dokumen itu berisi 24 pasal (24 protocols). Tadinya sangat dirahasiakan sekali, tapi kemudian bocor dan sampai ke tangan pendeta orthodox Rusia, Sergey Nylos, yang menterjemahkan ke dalam bahasa Rusia pada tahun 1921. Seorang wartawan Inggris,Victor E Mersden, kemudian menterjemahkannya kembali kedalam bahasa Inggris dengan judul "The Protocols of The Learned Elders of Zion" pada tahun 1917.
PROTOCOL KE 6:
Kita harus mampu mengatur penimbunan kekayaan yang amat besar yang dimiliki oleh orang-orang non-yahudi. Administrasinya harus dapat mengikis habis kekayaan itu secara berangsur-angsur. Kita harus menggunakan segala cara agar Lembaga Pemerintah Internasional (semacam PBB, IMF, World Bank sekarang ini, pen) memiliki daya polularitas yang tinggi, sehingga dikenal oleh seluruh umat manusia yang hidup di dunia ini. Diusahakan agar bangsa yang patuh kepada lembaga ini merasa memperoleh perlindungan yang terjunjung tinggi harkat bangsanya.
Kini segala keningratan non-Yahudi telah punah, tinggal sektor pertanian. Walaupun begitu sektor pertanian tidak boleh diabaikan. Sebab tuan tanah sendiri bisa hidup merdeka dari genggaman kita. Oleh karena itu, kita harus berjuang untuk membebaskan tanah itu dari miliknya. Barangkali cara yang tepat adalah pajak dan biaya pengolahan tanah pertanian harus menanjak. Dengan demikian, tuan tanah akan berfikir seribu kali untuk menanam lagi. Jika situasi seperti itu berjalan terus, maka mereka akan segera menjual tanah itu. Kita harus berani memberikan semangat kepada masyarakat agar senang berfoya-foya dan malas. Tindakan ini akan mengakibatkan kebangkrutan bagi perusahaan dan pabrik non-Yahudi.
PROTOCOLS KE 20:
Kita harus berusaha agar bantuan (hutang) luar negeri seakan-akan bantuan dalam negeri. Agar kekayaan negara yang hutang akan terus mengalir ke perbendaharaan kita. Akal hewan bangsa non-yahudi tidak akan mengerti bahwa hutang kepada negara kapitalis akan menguras kekayaan negaranya sendiri. Sebab, bunga hutang itu akan diambil dari hasil bumi negaranya atau masukan keuangan lainnya. Sekarang kita telah menguasai kekayaan dunia dengan jalan memegang saham surat-surat berharga lainnya (inilah alasan pemaksaan dibukanya Pasar Modal dan Pasar Uang di negara-negara yang berhasil mereka "liberalisasikan ekonominya", pen). Kita akan membentuk pemerintah yang hutang agar terus membutuhkan bantuan dari bank kita sehingga pemerintah negaranya akan tergenggam oleh kaum kapitalis. Tirani dan penjajahan ekonomi, adalah salah satu diantara prioritas utama kaum Yahudi. Tirani ekonomi yang paling sering dikampanyekan itu adalah sistem riba yang kemudian menjadi fondasi kokoh Zionis dalam menjerat negara-negara Goyim (non Yahudi) agar tunduk dan dapat memperbudak mereka. Berbagai lembaga keuangan internasional seperti IMF.

Dalam Protokolat (XX, hal. 244), secara jujur kaum Zionis mengaku; "Apa yang benar-benar prinsipil adalah hutang, khususnya hutang luar negeri. Hutang adalah persoalan peraturan transaksi pemerintah yang memuat prosentase obligasi sesuai dengan jumlah pokok pinjaman. Bila pinjaman dikenakan 5%, jadi dalam tempo 20 tahun negara akan membayar riba (bunga) dengan jumlah yang sama dengan yang dipinjam. Dalam waktu 40 tahun akan membayar jumlah dua kali lipat. Dan 60 tahun akan tiga kali lipat, sementara hutang pokok tetap sebagai hutang yang belum dibayar". Cara-cara seperti inilah yang digunakan Zionis —terutama terhadap negara-negara miskin agar mudah bergantung dan dikendalikan. Termasuk dalam kasus Indonesia.

Rokok Haram !

Merokok merusak akal, mematikan hati.
Jelas diterangkan dalam Al-qur'an tentang perintah memakan makanan yang halal lagi baik. Ilmu pengetahuan pun menyebutkan bahaya yang terkandung dalam tembakau. Bahkan non muslim pun mengakui bahaya rokok tapi kenapa umat Islam malah mengabaikan Al-quran? Bukankah itu munafik namanya?

Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.
(Qs. Al-Baqarah: 168)

Jangankan rokok yang sudah jelas bahayanya. Nasi pun bisa menjadi haram jika kita memakan berlebihan sampai kekenyangan dan menimbulkan madzorot. Karena jelas hal itu masuk dalam kategori tidak baik.


Mengaku beriman kok mengingkari apa yang diimani? Bukankah munafik namanya?
Jika ada yang mengakui kiyai atau ustad atau mengaku 'alim maka berhati-hatilah.
Menahan nafsu dari godaan dunia untuk dirinya saja tidak mampu kok malah menasehati umat.
Orang-orang munafik lebih berbahaya daripada orang kafir. Seperti musuh dalam selimut.
Lalu apakah do'a orang munafik/pura-pura beriman akan sampai?
Anda bisa menilai sendiri.
Berdo'a kepada siapa? wong yang diimani saja diingkari dan memilih menuruti nafsu ingin dibenarkan.
Berdo'a menuruti nafsu? mungkin iya. Pura-pura beriman untuk kepentingan dunia? hmm..Anda bisa nilai sendiri.

Menggugat Kesaktian Pancasila

Hai..orang-orang yang mengaku-ngaku membela Pancasila

Cukup dari sila pertama kita sudah bisa meragukan tentang kesaktian Pancasila.
Siapa yang GA BISA bikin sakti? Pemerintah sendiri.
sila pertama : KETUHANAN YANG MAHA ESA.
Jelas, bahwa agama yang memiliki Tuhan Yang Esa hanyalah Islam.
Tapi kenapa Agama lain masih bisa eksis?
Oke, toleransi..
Lalu mau pakai aturan Islam atau Pancasila?
Sebenarnya toleransi itulah yang diajarkan dalam Islam.
Toleransi dalam Islam adalah kesempatan pemberiaan keleluasaan karena ketidakpahaman pada ajaran Islam (belum dapat hidayah).
Islam mengajarkan toleransi lebih baik dari agama-agama lain.
Banyak kasus di negri ini adanya kerusuhan disebabkan ulah pihak ke-3/provokator, agar negri ini keruh dan Islam mayoritas di negri ini dianggap tidak memiliki rasa toleransi kepada umat lain.
Bukan karena murni kebencian dari umat islamnya.

Kembali ke sila Ketuhanan Yang Maha Esa...
Tuhan Yang Esa (Allah) melarang manusia untuk memungut riba dan pajak yang mencekik rakyat..!!
tapi kenapa bank-bank nasional malah memungut riba? bukan sistem Islam yaitu bagi hasil dan risk sharing?
Lalu pancasial sila pertama itu mana buktinya?
Bukan hanya Islam yang melarang riba dan pajak. Kristen pun demikian. Ingat tentang diutusnya Isa/Yesus untuk umat manusia. Melawan riba dan pajak yang mencekik.
Inti ajaran Kristen adalah tauhid. Sama seperti Islam. Jika kemudian jadi trinitas, itu adalah pembelokan yang dilakukan Yahudi.
Yahudi tidak suka karena Isa bukan dari golongan mereka. Sebagaimana Musa yang diutus dari kaum mereka.

Tuhan Yang Maha Esa mewajibkan menutup aurot.
Tapi kenapa tokoh nasional yang doyan koar-koar pancasila malah tidak menutup aurot? dengan berhijab.
Apakah mereka ada otak yang bisa diisi dengan pemahaman dan akal?
Apakah cuma nafsu saja yang ada di kepala mereka? Nafsu dunia dalam kebodohan. Nafsu akan lebih mudah menutup akal dalam memahami.

Gembor-gembor kesaktian pancasila malah tidak mengamalkan pncasila.
Jadi, gembor-gembor mereka hanya untuk jabatan dan kemewahan dunia saja..!!
Indonesia merdeka bukan karena satu orang saja (Sukarno). Bahkan tidak ada sejarahnya Sukarno memanggul senjata untuk berperang.
Sukarno doyan kawin sih iya..!! ha..ha. Berkedok sok Islam tapi istrinya tidak ada yang berhijab. Bahkan istri Jepangnya adalah wanita penghibur di club malam.
Sukarno itu siapa? penyusup ??? (mungkin) yang ambil untung dari situasi (mungkin)

Banyak pejuang dengan pekik takbir mengorbankan nyawa (mujahid) untuk mengusir kongsi dagang belanda (VOC) yang merupakan bisnis yang dikendalikan Yahudi.
Lalu siapa yang sebenarnya berjuang?
Orang yang tidak melakukan apa-apa lalu jadi Presiden dengan dramatisir buku-buku sejarah.
Dengan teori pengasingan sukarno dianggap pahlawan? Ha..ha..ha.. masih mau ditipu?
Dengan cuma pidato proklamasi lalu jadi Presiden? Wow sekali ...hahaha
menyebut " kami bangsa Indonesia..." emang sukarno mewakili bangsa Indonesia? (diragukan)

Karena saking berlebihan dalam menokohkan, maka hal ini dimanfatkan untuk kepentingan anak turunanya.
Merasa bahwa bapaknya yang jadi presiden pertama maka dia berhak mewarisinya? hahaha..ini lebih konyol lagi.
Sebelum lahirnya Indonesia bumi ini sudah dihuni oleh nenek moyang kita dan mereka bukanlah Indonesia.
Indonesia baru kemarin sore..ibaratnya.
Sebelum lahir Indonesia malah lebih dulu ada sistem pemerintahan Islam. Bahkan ini sebelum masuknya kapitalis yahudi belanda dengan VOCnya.

Indonesia cuma negara tipu-tipu yang membohongi masyarakat nusantara.
Indonesia cuma negara main-main yang dasar negaranya mudah diubah-obah oleh segerombolan orang yang kemaruk dunia di DPR.
Indonesia cuma negara sok angkuh dengan demokrasi yang mengatakan suara rakyat adalah suara tuhan. Lalu Tuhan itu siapa? rakyat atau Tuhan itu sendiri (Allah)
Kalau Tuhan itu Allah, cuma Islam lah yang Tuhan nya Allah. Tuhan yang sesuai dengan sila pertama Pancasila.
Mau pakai Pancasila yang gampang diplintir-plintir atau pakai Islam yang sempurna?
Indonesia itu cuma tipu-tipu yang kekayaan alamnya tidak pernah dinikmati penduduknya.
Dari dulu.. kalau bukan buat bancakan/rebutan pejabat rakus, ya buat kapitalis.
Kalaupun sekarang ke komunis, yakinlah bahwa kan lebih parah lagi. Komunis berpikiran bahwa manusia itu "hewan yang cerdas". Tidak ada istilah Tuhan yang Maha Pencipta, Maha segalanya.
Teori komunis ada dalam teori darwin si manusia kera. Manusia ada karena evolusi dari kera. Si Darwin saja yang berasal dari kera.
Kalau saya ogah..!! Bagaimana dengan kamu?? mau punya nenek moyang kera?..
Kalau mau ya silahkan...:D. Tapi jangan ngumpul sama yang kita-kita manusia yaaa.. Agak jauhan dikit. Karena kera tahunya cuma makan sama kawin. Akalnya bebal. Hidupnya di hutan, hukumnya juga hukum rimba.
Kerusakan akan lebih dahsyat karena manusia tidak punya pegangan.

Tuhan Yang Maha Esa melarang kita memungut RIBA. Karena dosa dan efek riba luar biasa?. Apakah pemerintah sudah membuat peraturan yang melarang rib?. Malah pemerintah melegalkan riba di negri ini. Lihat bank-bank nasional, semua memungut riba..!!. Benar2 pancasila adalah semboyan konyol yang cuma jadi hiasan. Mental plin plan dimana-mana tidak akan jadi juara. Mental plin plan adalah mental pengecut.

Mau jadi pengecut atau mau bersungguh-sungguh dengan prinsip?.

Mau mati membela pancasila/komunis/nasional/demokrasi/indonesia atau mati dalam Islam?
malaikat menanyakan agama mu sebagai pegangan atau ??pancasila/komunis/demokrasi yang jadi pegangan?
Besoka kalau mati dan ditanya malaikat "apa agamamu?" jawablah Indonesia..hehe

Selamat merenung... semoga bermanfaat.


Gugat Pancasila sila pertama ke Mahkamah Konstitusi yuk..!! supaya kita bukan menjadi bangsa yang plinplan..plintat plintut ga bisa dipercaya.

Demokrasi VS Komunis VS Islam

Demokrasi VS Komunis adalah sempalan dari sesuatu yang utuh yaitu ISLAM.

Kita lihat dunia saat ini terkonsentrasi pada dua kubu yaitu Barat dan Timur.
Barat yang memiliki ideologi demokrasi dengan pimpinannya yaitu US dan timur dengan ideologi komunis dipimpin Rusia.
Dua paham tersebut adalah karangan yahudi untuk dibentur-benturkan demi kepentingan mereka.
Sejarah Demokrasi dan Komunis:

Secar prinsip berikut adalah perbedan komunis dan Demokrastis:

1.Demokrasi (kapitalisme) BARAT (Amerika dan sekutunya) adalah Kapitalisme atau Kapital adalah sistem ekonomi di mana perdagangan, industri dan alat-alat produksi dikendalikan oleh pemilik swasta dengan tujuan membuat keuntungan dalam ekonomi pasar.[1][2] Pemilik modal bisa melakukan usahanya untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya. Demi prinsip tersebut, maka pemerintah tidak dapat melakukan intervensi pasar guna keuntungan bersama, tapi intervensi pemerintah dilakukan secara besar-besaran untuk kepentingan-kepentingan pribadi.
2.Komunis TIMUR (Rusia dan sekutunya). Komunisme pada awal kelahiran adalah sebuah koreksi terhadap paham kapitalisme di awal abad ke-19, dalam suasana yang menganggap bahwa kaum buruh dan pekerja tani hanyalah bagian dari produksi dan yang lebih mementingkan kesejahteraan ekonomi.


Lalu dimanakah gerakan non blok itu? Yang dianut bangsa kita

Kita berada diantara keduanya. Itulah sebenarnya masyarakat Indonesia yang sebagian besar muslim meletakkan nilai-nili Islam dalam pemerintahan.

Misalnya:
Dengan berketuhanan yang maha esa.
Hanya Islam sajalah yang memiliki Tuhan Yang Maha Esa. Agama lain ??
Dalam Pasal
Bumi, air dan

Prinsip-prinsip itu sebenarnyya diambil dari nilai-nilai Islam. Lihat ketika sekarang kilang-kilang minyak banyak dikuasai asing.
Ekonomi kita dikuasai kapitalis dan riba menuju neo-kolonialisme (penjajahan dalam bentuk baru) serta demokrasi yang diagung-agungkan.

Sedikit generasi sekarang yang memahami maksud dan tujuan para pendahulu kita mendirikan Indonesia. Dengan UUd 45 dan Pancasila.
Sekarang hal ini banyak diselewengkan.

Hal ini krena sudah ditafsirkan bermacam-macam oleh kepentingan segelintir orang:

Awal mula dasar negara indonesia:
1. Al-qur'an hadits kemudian diturunkan/diwujudkan dalam UUD 1945
2. Seiring masuknya kepentingan-kepentingan asing untuk menjajah Indonesia dengan gaya baru. Maka banyak peraturan yang diubah-ubah.

Lalu, siapakah sebenarnya para penghianat? Ya, para pejabat yang menyelewengkan amanat yang diberikan dari rakyat.
Mereka tiddak memperjuangkan rakyat tapi malah menjadikan rakyat komoditas politik yang bisa ditipu demi kemauan dunia yang sesaat pejabat-pejabat yang dipenuhi nafsu angkara murka.
Justru kesempurnaan itu sebenarnya terdapat dalam Islam

Kejahatan Keluarga Berencana (KB)

KB singkatan dari KELUARGA BERENCANA yang menganjurkan untuk punya anak cukup 2 saja  adalah pengingkaran kepada jaminan rezeki dari Allah. Bahwa Allah akan menjamin rezeki semua mahluknya.



Ayat Al-Qur'an:
1. Dialah Yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui.
(Qs. Al-Baqoroh: 22)
2. Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdoa: Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini negeri yang aman sentosa, dan berikanlah rezeki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman di antara mereka kepada Allah dan hari kemudian. Allah berfirman: "Dan kepada orang yang kafir pun Aku beri kesenangan sementara, kemudian Aku paksa ia menjalani siksa neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali".
(Qs. Al-Baqoroh: 126)
3. Kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertakwa itu lebih mulia daripada mereka di hari kiamat. Dan Allah memberi rezeki kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya tanpa batas.
(Qs. Al-Baqoroh: 212)
4. Katakanlah: "Marilah kubacakan apa yang diharamkan atas kamu oleh Tuhanmu, yaitu: janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah terhadap kedua orang ibu bapak, dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan. Kami akan memberi rezeki kepadamu dan kepada mereka; dan janganlah kamu mendekati perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang nampak di antaranya maupun yang tersembunyi, dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar". Demikian itu yang diperintahkan oleh Tuhanmu kepadamu supaya kamu memahami (nya).
(Qs. Al-An'aam: 151)
5.Katakanlah: "Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup dan siapakah yang mengatur segala urusan?" Maka mereka akan menjawab: "Allah". Maka katakanlah: "Mengapa kamu tidak bertakwa (kepada-Nya)?"
(Qs. Yunus: 31)
6. Allah-lah yang telah menciptakan langit dan bumi dan menurunkan air hujan dari langit, kemudian Dia mengeluarkan dengan air hujan itu berbagai buah-buahan menjadi rezeki untukmu, dan Dia telah menundukkan bahtera bagimu supaya bahtera itu berlayar di lautan dengan kehendak-Nya, dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu sungai-sungai.
(QS. Ibrahim: 32)
7. Dan Kami telah menjadikan untukmu di bumi keperluan-keperluan hidup, dan (Kami menciptakan pula) makhluk-makhluk yang kamu sekali-kali bukan pemberi rezeki kepadanya.
(Qs. Al Hijr: 20)
8. Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan (dengan) sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezekinya datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi (penduduk) nya mengingkari nikmat-nikmat Allah; karena itu Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang selalu mereka perbuat.
(Qs. An-Nahl: 112)
9. Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.
(Qs. Al Israa': 70)
10. Allah-lah yang menciptakan kamu, kemudian memberimu rezeki, kemudian mematikanmu, kemudian menghidupkanmu (kembali). Adakah di antara yang kamu sekutukan dengan Allah itu yang dapat berbuat sesuatu dari yang demikian itu? Maha Sucilah Dia dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan.
(Qs. Ar ruum: 40)
11. Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang shaleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apa pun dengan Aku. Dan barang siapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.
(Qs. An Nuur: 55)


Percaya Al-Qur'an atau percaya tipu-tipu manusia? Yang tidak ingin jumlah kita bertambah?

Bukan masalah padatnya penduduk yang membuat kita tidak bisa sejahtera, tapi karena banyaknya ketidakadilan.
Riba, Pajak, Menyamakan/kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan membuat laki-laki/calon/kepala rumah tangga kesulitan mencari pekerjaan.
Wanita hilang kodratnya sebagai wanita. Memilih bekerja di luar rumah dengan sejuta alasan.
Ingin membuat keturunan kok dilarang.
Bukankah sekarang negara-negara yang katanya maju malah kekuarangan penduduk dan ingin menggenjot angka kelahiran?
Lihat Jepang, lihat negara-negara eropa. Angka kelahiranya minim. Jadi benar, bahwa umat Islam akan menjadi umat yang berkuasa di muka bumi.
Akan lebih berkuasa jika kita benar-benar mempraktekan Islam dalam segala bidang. Bukan cuma Ibadah secara individual (rukun Islam) saja.
Bukankah kita sehaiusnyr bangga ketika umat islam banyak di muka bumi.
Perilaku LGB (Lesbian, Gay, Bisex) akan dengan sendirinya mengurangi penduduk non musim karena mereka menuruti nafsu syetan.
Apakah manusia bisa dilahirkan melalui hubungan sejenis? Akal hewan pun tidak akan mengawini sesama jenis kelamin.

Lalu, Anda yang bekerja di BKKBN yang beragama Islam.
Anda percaya dengan Islam tapi Anda malah mengingkarinya?
Hati-hati... Anda bisa jatuh kafir jika demikian.
Tidak percaya pada ayaat-ayat Allah. Atau setidaknya MUNAFIK, mengaku percaya tapi sebenarnya tidak percaya.

Yang memberi rezeki kepada semua mahluk itu, Allah atau petugas KB?

Jadi, mending umat Islam yang bertambah banyak. Daripada umat kafir yang tidak percaya Allah yang bertambah.

IMF / Bank Dunia Si Penjual Kertas

IMF/Bank Dunia adalah penjual kertas ..!!

Ya..kenapa demikian?
terlihat bahwa rekomendasi dari IMF yang kelihatnaya baik tapi sebenarnya tetap demi kepentingan mereka.
Mereka tetap mencari untung dari negri ini.
Pujian-pujian mereka adalah semu yang hanya membuat kita berbangga diri. Padahal sejatinya ada udang di balik batu.
Dan apabila pemerintah kembali berhutang kepada mereka. Atau kepada bank-bank pemungut riba, Maka patut kita curiga bahwa pejabat Indonsia yang menjabat hanya ingin komisi dari hutang tsb.
Kenapa komisi? Di dunia sekarang ini sepertinya agak susah menemukan orang yang benar-benar berjuang untuk rakyatnya.
Mau bukti, berapa sudah perusahaan negara yang dulu diwariskan kepada generasi saat ini yang sudah dikuasai asing?
Berapa persen kilang minyak kita yang sekarang dibeli dan dikuasai asing?
Akibatnya?
Minyak menjadi mahal padahal harga minyak dunia sekarang hanya 40 dollar/barel.
Zaman dahulu minyak 110 dollar/barel pemerintah bisa jual 4.500/liter tetapi kenapa sekarang malah naik 50% menjadi 7.400 dikala minyak dunia harganya turun?

Jika kita berdaulat dengan SDA kita maka rakyat akan lebihh sejahtera.
Di awal merdeka kehidupan nyaman tentram dengan kejahatan yang minim. Anda bisa tanyakan kepada orang tua atau kakek nenek anda.
Generasi sekarang hidup menjadi makin lama makin sulit dan bertambah sulit karena kita dijerat uang. Yang lebih buruk lagi karena menjamurnya RIBA dimana-mana.

Lebih bisa diterima akal mana antara rekomendasi IMF dengan rekomendasi berikut ini:

1. Kembangkan dan majukan sektor pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan. Karena sektor inilah yang sebenarnya menjadikan manusia hidup.
Kamu hanya butuh makan sebagai penyambung hidup. Rezeki yang paling utama dari Tuhan. Uang tidak bisa kamu makan. Uang hanya alat tukar.
2. Kembangkan Industri untuk menopang point nomer satu. Setelah point satu mampu maksmimal dengan bantuan industri maka kebutuhan sekunder akan lebih mudah dipercepat karena pangan murah. Daya beli terjaga. Sebagian besar pengeluaaran rumah tangga adalah untuk pangan.
Banyak alat-alat pertanian sederhana yang belum dibuat padahal manfaat yang akan didapatkan dari rekayasa alat adalah luar biasa. Dapat meningkatkan produktivitas pertanian.
3. Kembangkan sistem koperasi/bagi hasil dalam semua bidang, hindari hutang dan bunga dan tutup bank-bank konvensional penarik riba. Sekarang banyak bank yang hanya mengaku-ngaku syariah tapi sebenarnya penyubur RIBA. Berbeda dengan koperasi karena untung rugi akan ditanggung bersama.
Ini yang menjadikan koperasi/bagi hasil akan bergerak pada sektor-sektor riil. Tutup koperasi simpan pinjam yang saham nya hanya dikuasai oleh segelintir orang saja.
Dengan mengajak masyarakat berkoperasi otomatis menjamin daya beli. Karena pembagian SHU merata untuk semua. Bukan cuma segelintir orang saja.
Ada baiknya BUMN juga dikembangkan dengan cara koperasi berapapun modal yang dimasukan masyarakat untuk BUMN tersebut. Harus diterima. karena akan menanamkan rasa memiliki sehingga ada hubungan emosional yang baik antara pemerintah dan rakyat.
4. Jaga daya beli masyarakat. Rezeki Allah merata di bumi Allah dimanapun berada. Karena keserakahan asing lah kita menjadi sengsara. kelaparan disamping pangan.
Semua ada di Indonesia. Kita bangsa kaya. Jangan mau dibohongi dengan dollar. Yang hanya campuran kertas dan tinta. Dollar TIDAK BISA DIMAKAN..!!
5. Jangan menabung di BANK. Uang mu akan di RIBA kan kepada yang lain. Meskipun kamu tidak ingin riba.
Kalaupun kamu diberi bunga. itu sangat kecil. Lebih besar bagian BANK yang mendapatkan bunga dari nasabah.
Jika uangmu oleh bank dipinjamkan kepada orang lain/pengusaha. Maka pengusaha akan menambahkan beban bunga ke produk yang diproduksinya. Kamu membeli produk itu akan menjadi mahal.
Buat Anda yang mengaku muslim tapi masih menikmati bunga bank/bekerja di bank/menarik riba, ingat ancaman Allah berikut ini:

2:275 Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang mengulangi (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.
2:276 Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa.
2:278 Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman.
2:279 Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertobat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.
3:130 Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan.
4:161 dan disebabkan mereka memakan riba, padahal sesungguhnya mereka telah dilarang daripadanya, dan karena mereka memakan harta orang dengan jalan yang batil. Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir di antara mereka itu siksa yang pedih.
30:39 Dan sesuatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar dia bertambah pada harta manusia, maka riba itu tidak menambah pada sisi Allah. Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencapai keridaan Allah, maka (yang berbuat demikian) itulah orang-orang yang melipat gandakan (pahalanya).

5. Tolak dan kampenyekan anti RIBA.
6. Hancurkan riba..!!
7. Musnahkan riba..!!
9. Hancurkan bisnis-bisnis keuangan yang mngeruk kekayaan rakyat secara dzolim. Banyak asuransi-asuransi yang menjebak rakyat dan mengambil harta debgan cara halus tetapi dzolim.
Janji-janji manis tanpa bukti. Premi tetap dibayarkan tapi klaim dipersulit. Karena tetap saja sebaik apapun asuransi itu, pasti ingin mengeruk keuntungan secara keji dari masyarakat.
8. Kembalilah pada jalan Allah. Dengan Al-Qu'an dan Sunah yang shohih. Kalian pasti selamat. Ingat, dunia ini sangat sementara.

Antara Demokrasi, Komunis, Dan Khilafah



Antara Demokrasi, Komunis, Dan Khilafah

12 Oktober 2013 pukul 4:11
Oleh: Ahmad MS

ﺷَﺮَﻉَ ﻟَﻜُﻢْ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺪِّﻳﻦِ ﻣَﺎ ﻭَﺻَّﻰ ﺑِﻪِ ﻧُﻮﺣًﺎ ﻭَﺍﻟَّﺬِﻱ ﺃَﻭْﺣَﻴْﻨَﺎ ﺇِﻟَﻴْﻚَ ﻭَﻣَﺎ ﻭَﺻَّﻴْﻨَﺎ ﺑِﻪِ ﺇِﺑْﺮَﺍﻫِﻴﻢَ ﻭَﻣُﻮﺳَﻰ ﻭَﻋِﻴﺴَﻰ ﺃَﻥْ ﺃَﻗِﻴﻤُﻮﺍ ﺍﻟﺪِّﻳﻦَ ﻭَﻻ ﺗَﺘَﻔَﺮَّﻗُﻮﺍ ﻓِﻴﻪِ ﻛَﺒُﺮَ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﻤُﺸْﺮِﻛِﻴﻦَ ﻣَﺎ ﺗَﺪْﻋُﻮﻫُﻢْ ﺇِﻟَﻴْﻪِ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻳَﺠْﺘَﺒِﻲ ﺇِﻟَﻴْﻪِ ﻣَﻦْ ﻳَﺸَﺎﺀُ ﻭَﻳَﻬْﺪِﻱ ﺇِﻟَﻴْﻪِ ﻣَﻦْ ﻳُﻨِﻴﺐُ

Dia telah mensyari’atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah ad dien dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. amat berat bagi orang-orang musyrik ad dien yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada ad dien itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (dien)-Nya orang yang kembali (kepada-Nya). (QS. Asy Syuuroo [42] : 13)

Di dunia saat ini secara de facto dan de jure berlaku secara luas dua bentuk sistem kepemimpinan, yaitu; sistem demokrasi dengan ekonomi kapitalisme dan sistem komunis dengan tata kelola ekonomi sosialisme-nya. Keduanya adalah sistem bentukan manusia yang lahir semata atas kemampuan daya nalar mereka dalam merespon kebutuhan hidup pada tataran sosial kemasyarakatan. Karena sepenuhnya mereka sadar bahwa manusia bukan hanya makhluk pribadi tapi juga makhluk sosial yang karenanya membutuhkan pola interaksi dengan lingkungannya di segala bidang kehidupan; baik sosial, politik, ekonomi, pertahanan keamanan, militer, kebudayaan dan lain-lain.

#SISTEM DEMOKRASI.
Dalam sejarah peradaban manusia, demokrasi muncul sejak zaman Yunani Kuno di mana rakyat memandang kediktatoran sebagai bentuk pemerintahan terburuk. Sejak dahulu, demokrasi diakui banyak orang sebagai sistem nilai kemanusiaan yang paling menjanjikan masa depan umat manusia, karena memang pembandingnya adalah sistem monarchy absolute yang kejam dan dzalim.
Abraham Lincoln adalah presiden Amerika Serikat (AS) pertama yang pernah mengatakan, bahwa demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.
Sebenarnya, demokrasi di Yunani sendiri pernah “tidak laku” bahkan menghilang selama ratusan tahun. Baru kemudian muncul kembali di Perancis saat terjadi revolusi Perancis atas kepeloporan dari Baron de La Brède et de Montesquieu (lahir 18 Januari 1689 – meninggal 10 Februari 1755). Montesquieu terkenal dengan teorinya mengenai pemisahan kekuasaan yaitu Trias Politika dimana kekuasaan dibagi menjadi Legislatif, Eksekutif dan Yudikatif. Ia juga yang mempopulerkan istilah“feodalisme” terhadap kekaisaran Byzantium.
Pasca diserangnya penjara Bastille di Perancis dan runtuhnya sistem kerajaan, semua lapisan masyarakat menyambut demokrasi di atas angan-angan mereka akan kesempatan yang sama untuk menjadi penguasa layaknya raja. Hanya saja mereka menghadapi kendala terbesar dari kalangan raja-raja yang tidak rela menyerahkan kekuasaannya begitu saja sehingga sekali lagi sistem demokrasi pun “hilang” akibat krisis perebutan kekuasaan yang terus berlangsung, yang mengembalikan Perancis (lagi) pada sistem monarki dengan berkuasanya Napoleon Bonaparte sebagai kaisar.
Ditemukannya benua Amerika yang memang kosong dari kekuasaan seorang kaisar dengan penduduk asli yang masih primitive memberi ruang kepada masyarakat Eropa yang ingin mendapatkan kebebasan. Mereka berbondong-bondong “hijrah” ke Amerika untuk membangun negara baru dengan dasar kebebasan. Perancis kemudian menghadiahkan patung Liberty (kebebasan) di New York sebagai simbol penyambutan kepada para pencari kebebasan. Sampai hari ini, AS telah dianggap sebagai manivestasi dari negara demokrasi yang (konon) ideal dan menjadi rujukan bagi banyak negara di dunia.
Namun apa pasal? Dibidang politik, demokrasi yang menjadikan kekuasaan tanpa batas kepada rakyat, telah menjerumuskan para pemimpin mereka kepada kehilangan legitimasi atas rakyat yang dipimpinnya, sehingga atas nama rakyat para wakil mereka yang duduk di lembaga legislatif dengan mudah menjatuhkan pemimpin yang sedang berkuasa atau lewat apa yang dinamakan dengan “parlemen jalanan”. Kelompok masyarakat bebas menyampaikan aspirasi sebebas-bebasnya di luar parlemen dan menghujat para pemimpin tanpa standar akhlak dan nilai moral serta memaksa mereka (para pemimpin) untuk turun dari tampuk kekuasaan, jika pemimpinnya tidak memenuhi hak-hak mereka.
Dibidang ekonomi, kapitalisme sebagai anak kandung demokrasi juga ikut menjadi sebab hilangnya legitimasi seorang pemimpin. Mekanisme pasar sebagai panglima ekonomi (bukan pemerintah) telah melahirkan raja-raja dari para pemodal besar dan para korporat yang mengendalikan perjalanan ekonomi sebagai nafas pembangunan. Pekerja (buruh) lebih mentaati para juragan mereka ketimbang para pemimpin politik (penguasa) sebuah negara
Di AS, mereka yang bisa lolos sebagai calon maupun terpilih menjadi seorang presiden AS sejatinya adalah pilihan para pemimpin korporasi besar yang didominasi Yahudi. Karenanya, para pemodal besar memang lebih suka pada kapitalisme yang telah bermetamorfosis menjadi Neo liberalisme hari ini, dengan konsekwensi pemodal kecil dan rakyat jelata hanya akan menjadi debitor (peminjam/ penghutang) yang terus terikat pada jerat ribawi. Para pakar menilai hal inilah yang selama ini menimbulkan ketidak stabilan dalam ekonomi dunia yang sering disebut denganRandom Walk, yaitu suatu istilah statistik yang menggambarkan langkah-langkah yang tidak berpola, seperti langkah orang yang sedang mabuk berat.
Fenomena ini persis seperti yang digambarkan oleh Al Qur’an:
Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), Sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. (QS Al Baqarah [2]: 275).
Menyadari peran korporasi yang terlalu besar, AS, menurut mantan Menkeu RI, Sri Mulyani (Mei 2009), telah menggunakan sistem yang disebut “Regulated Economy”, yaitu ekonomi dengan kontrol pemerintah yang ditandai dengan campur tangan Presiden Barrack Obama yang menekan pemimpin General Motor (GM) agar mengundurkan diri. Selain itu juga adanya kucuran dana segar dari pemerintah untuk menolong AIG (American International Group) yang hampir kolap pada tahun 2008 sebagai bentuk proteksi.
Hal ini menunjukkan pada kita bahwa penganut demokrasi dan kapitalisme sendiri sudah tidak yakin dengan apa yang menjadi pegangan mereka selama ini.

#SISTEM KOMUNIS
Kendatipun lahir di Eropa barat dari tangan seorang Karl Heinrich Marx atau biasa dikenal dengan Karl Marx (Trier, Jerman, 5 Mei 1818 – London, 14 Maret 1883), ajaran komunisme dengan sistem ekonomi sosialisme-nya merasuki Albania dan Rumania. Menemukan lahan suburnya di Eropa timur dan Asia, seperti di Uni Soviet (sekarang Russia), Cina, hingga Asia tenggara bahkan sempat menancapkan kukunya di Indonesia lewat Partai Komunis Indonesia (PKI).
Sebenarnya permasalahan inti di Uni Sovyet (Russia) dan Eropa saat itu adalah sama, yaitu kekuasaan kaum feodal atau para tuan tanah “bekerja sama” dengan para Tzar (kaisar/raja) dan prajurit kerajaan untuk menguasai rakyat jelata yang bekerja sebagai buruh tani dan pekerja serabutan. Sementara kekuasaan agama (gereja) lebih memihak pada penguasa dan kaum feodal yang arogan dan kejam. Sehingga atas permusuhannya terhadap agama, ideologi komunisme pun “lahir kembar” dengan atheisme yang menolak mempercayai tuhan.
Menurut paham ini manusia adalah “binatang yang cerdas” yang berasal dari materi, seperti air, daging, tulang dan lain-lain hingga membentuk tubuh dan hidup. Paham ini berkembang lewat indoktrinasi dan propaganda, juga berkembang lewat kekerasan dan peperangan. Uni Soviet misalnya, didirikan lewat peperangan dan kekerasan, negara-negara kecil dipaksa untuk bergabung. Oleh sebab itu, Lenin dan Stalin bukan hanya dikagumi tapi juga ditakuti dan dibenci oleh banyak pihak. Terutama Stalin, ia hidup dalam rasa takut untuk dibunuh secara kekerasan (ditembak senjata api atau dengan senjata tajam), maupun takut diracun lewat makanan.
Momen penting dari formalisasi sistem komunis dalam sebuah negara di era modern adalah ketika Mao Tse-Tung (Zedong) sebagai pejuang besar komunis memproklamirkan Republik Rakyat Cina (RRC) di Tiananmen pada tanggal 1 Oktober 1949, sebagai negara komunis terbesar di dunia.
Prinsip komunisme dengan sosialisme yang menempatkan mekanisme ekonomi ditangan negara men-syaratkan negara memiliki modal besar untuk mem-backup semua kegiatan ekonomi agar bisa mandiri sebagai sebuah negara yang sekaligus pengelola bisnis. Syarat lainnya adalah nasionalisasi perusahaan besar. Hal ini menjadi momok menakutkan bagi para investor asing dan lokal untuk berinvestasi di negara komunis, karena khawatir akan diambil alih oleh negara. Kekhawatiran lain dari para investor adalah jika harus berhadapan dengan para pemimpin yang korup dan tidak jujur, bisa saja melakukan upaya busuk demi kepentingan pribadi dan kelompoknya dengan dalih nasionalisasi.
Hal-hal itulah yang sempat memperburuk ekonomi China dalam beberapa dekade, sampai mereka mampu bangkit setelah mengambil tindakan strategis dengan menegakkan:
(1). Pemerintahan yang bersih dan tegas,
(2). Kepemimpinan tunggal (mono leadership),
(3). Penekanan pada perlunya ketegasan akan Loyalitas dan dedikasi,
(4). Mayoritas hasil untuk pemerintah, demi kemajuan bersama,
(5). Gaji karyawan dan biaya produksi yang cukup rendah.
Sedangkan dalam bidang politik, China yang telah menempatkan kekuasaan tertinggi di tangan 3 unsur (Presiden, Panglima Angkatan Bersenjata dan Sekjen Partai Komunis) menyadari riskannya keadaan tersebut. Sehingga uniknya kini ketiga posisi tersebut dipegang oleh satu orang, yaitu; Hu Jin Tao. (Buku: Agenda Terror Dajjal 2013, Dr. Wang Xiang Jun., Ph.D, Pustakan Solomon, 2010). Hal ini bertolak dari kesadaran mereka akan pentingnya kepemimpinan tunggal (mono leadership).

#SISTEM KHILAFAH YANG TRANSPARAN DAN SEIMBANG (ADIL)
Sadar akan kekurangan yang melahirkan berbagai kegagalan, para pelaku dari kedua sistem kemudian melakukan berbagai upaya dalam menyempurnakan diri. Uniknya, ternyata apa yang mereka cari sesungguhnya dapat ditemukan kesempurnaannya dalam sistem Khilafah, baik duniawi maupun ukhrawi, materi dan spiritual sekaligus, yaitu sistem yang wujud atas pelaksanaan perintah Allah, yang telah dicontohkan pula oleh Rasulullaah dan para sahabat serta diikuti dengan baik oleh para generasi setelahnya.
Rasulullaah saw bersabda:
ﻛَﺎﻧَﺖْ ﺑَﻨُﻮ ﺇِﺳْﺮَﺍﺋِﻴﻞَ ﺗَﺴُﻮﺳُﻬُﻢُ ﺍْﻷَﻧْﺒِﻴَﺎﺀُ ﻛُﻠَّﻤَﺎ ﻫَﻠَﻚَ ﻧَﺒِﻲٌّ ﺧَﻠَﻔَﻪُ ﻧَﺒِﻲٌّ ﻭَﺇِﻧَّﻪُ ﻻَ ﻧَﺒِﻲَّ ﺑَﻌْﺪِﻱ ﻭَﺳَﻴَﻜُﻮﻥُ ﺧُﻠَﻔَﺎﺀُ ﻓَﻴَﻜْﺜُﺮُﻭﻥَ ﻗَﺎﻟُﻮﺍ ﻓَﻤَﺎ ﺗَﺄْﻣُﺮُﻧَﺎ ﻗَﺎﻝَ ﻓُﻮﺍ ﺑِﺒَﻴْﻌَﺔِ ﺍْﻷَﻭَّﻝِ ﻓَﺎْﻷَﻭَّﻝِ ﺃَﻋْﻄُﻮﻫُﻢْ ﺣَﻘَّﻬُﻢْ ﻓَﺈِﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﺳَﺎﺋِﻠُﻬُﻢْ ﻋَﻤَّﺎ ﺍﺳْﺘَﺮْﻋَﺎﻫُﻢْ
“Dahulu Bani Israil senantiasa dipimpin oleh para Nabi, setiap mati seorang Nabi diganti oleh Nabi lainnya dan sesudahku ini tidak ada lagi seorang Nabi dan akan terangkat beberapa khalifah bahkan akan bertambah banyak. Sahabat bertanya: “Ya Rasulullah, apa yang engkau perintahkan kepada kami? Beliau bersabda: ”Tepatilah bai’atmu pada yang pertama, maka untuk yang pertama dan berilah kepada mereka haknya, maka sesungguh nya Allah akan menanyakan apa yang digembala kannya.” (HR.Al-Bukhari dari Abu Hurairah, Shahih Al Bukhari dalam Kitab Bad’ul Khalqi: IV/206)
Berbagai prinsip dalam sistem Khilafah diantaranya adalah sebagai berikut:
1. DasarnyaTauhid
Dengan dasar ini kepemimpinan Khilafah akan senantiasa mengarahkan ummatnya untuk selalu meng-esakan Allah, menjauhkan mereka dari segala bentuk kesyirikan dan perpecahan untuk semata tunduk dan patuh serta bersatu dibawah kepemimpinan seorang Khalifah.
Allah SWT berfirman:
dan Janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah, yaitu orang-orang yang memecah-belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka. (QS. Ar Ruum [30]:31).
Hal inilah yang tidak dimiliki oleh sistem lain selain Khilafah, kehancuran mereka pun berawal dari tidak adanya keimanan mereka terhadap semua perintah dan larangan Allah, hukum mereka pun tentu saja adalah hukum kufur yang justeru mengundang laknat Allah SWT.
2. Kepemimpinan tunggal
Dimana kekuasaan dan wewenang dalam perintah dan eksekusi setiap kebijakan berada ditangan satu orang, yaitu Khalifah yang didukung oleh para pembantu yang mumpuni dibidangnya.
Sistem ini tidak memperbolehkan adanya dualisme kepemimpinan dalam satu kesempatan, Rasulullaah SAW bersabda:
“Apabila dibai’at dua khalifah (dalam satu masa), maka bunuhlah yang lain dari keduanya. (yaitu yang terakhir).” (HR. Muslim dari Abi Sa’id Al Khudri, Shahih Muslim dalam Kitabul Imaroh: II/137).
3. Pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang strategis oleh pemerintah
Dalam sistem Khilafah pengelolaan SDA yang strategis dan menyangkut hajat hidup orang banyak seperti; tambang emas, tembaga, sumber hutan, sumber daya air dan energy harus dilakukan oleh jama’ah lewat badan usaha yang mempekerjakan para ahli yang dipilih sesuai bidangnya, tidak boleh dilakukan oleh swasta baik dalam negeri maupun asing.
Hal ini berdasarkan petunjuk baginda Nabi yang mengatakan bahwa: “Manusia berserikat dalam tiga hal: air, padang gembalaan (hutan) dan api (energy)” (HR. Abu Dawud).
Diceritakan dalam sebuah hadits riwayat Imam At Turmidzi dari Abyadh bin Hamal, bahwa Abyadh bin Hamal sendiri pernah meminta izin kepada Rasulullah untuk mengelola sebuah tambang garam. Rasulullah meluluskan permintaan tersebut, sampai diingatkan oleh para sahabat, “Wahai Rasulullah, tahukah anda apa yang anda berikan kepadanya? Sesungguhnya anda telah memberinya sesuatu yang bagaikan air mengalir (ma’u al-‘iddu).” Rasulullah kemudian bersabda; “Tariklah tambang tersebut darinya (Abyadh bin Hamal)”.
Hadits tersebut menyerupakan tambang garam yang kandungannya sangat banyak dengan “air yang mengalir”, sehingga keberadaannya menjadi potensial dan terkait hajat hidup orang banyak yang seharusnya tidak dikelola oleh swasta (private), tapi oleh jama’ah.
Jika semua potensi dimana rakyat berserikat di dalamnya dikelola swasta maka kaidah berdaganglah yang akan berjalan, yaitu menggunakan modal sekecil-kecilnya untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya.
Konsekwensinya, rakyat harus menanggung resiko mendapatkan barang produksi yang mahal. Untuk itu, swasta dipersilahkan mengelola usaha yang terkait dengan kebutuhan sekunder masyarakat dengan tetap dibawah kontrol Khalifah dan jajarannya, dengan prinsip memberi kemudahan bagi masyarakat.
Rasulullah SAW bersabda: “Mudahkanlah mereka dan janganlah kalian persulit.” (HR. Al Bukhari dan Muslim).
4. Sistem ekonomi yang non ribawi
Dalam sistem ekonomi Islam, basisnya adalah perangkat Baitul Maal yang akan menampung potensi dana zakat, infaq dan lain-lain dari ummat yang cukup besar sesuai dengan jumlah ummat Islam yang juga sangat besar. Baitul Maal pula yang menjadi sumber permodalan dalam sistem Khilafah untuk mengelola kepemimpinan dan perusahaan jama’ah sebagaimana kami sebut diatas, termasuk di dalamnya adalah untuk bantuan permodalan bagi rakyat yang terlibat dalam usaha-usaha mikro kecil sebagai pinjaman tanpa bunga yang memberdayakan mereka. Insya Allah!.


ﺃَﻟَﻢْ ﻳَﺄْﻥِ ﻟِﻠَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﺃَﻥْ ﺗَﺨْﺸَﻊَ ﻗُﻠُﻮﺑُﻬُﻢْ ﻟِﺬِﻛْﺮِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﻣَﺎ ﻧَﺰَﻝَ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺤَﻖِّ ﻭَﻻ ﻳَﻜُﻮﻧُﻮﺍ ﻛَﺎﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺃُﻭﺗُﻮﺍ ﺍﻟْﻜِﺘَﺎﺏَ ﻣِﻦْ ﻗَﺒْﻞُ ﻓَﻄَﺎﻝَ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢُ ﺍﻷﻣَﺪُ ﻓَﻘَﺴَﺖْ ﻗُﻠُﻮﺑُﻬُﻢْ ﻭَﻛَﺜِﻴﺮٌ ﻣِﻨْﻬُﻢْ ﻓَﺎﺳِﻘُﻮﻥَ
Belumkah tiba-kah waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, Kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik. (QS. Al Hadid [57]: 16).

......

Jika kita ingin mengikuti cara nabi mendirikan khilafah, sebenarnya cara yang paling tepat adalah melalui jalur ekonomi. Kondisi saat itu sudah ada pemimpin dan penguasa di tanah arab. Tapi nabi tidak mengangkat dirinya sebagai pemimpin atau menjadi pemimpin dengan meminta kepada orang atau masyarakat. Sebelum nabi menerima perintah sholat/ibadah bahkan sebelum diangkat menjadi Rosul beliau mengerjakan kegiatan ekonomi yaitu berdagang. Dengan ekonomi dakwah akan lebih bisa diterima umat. Bagaimana mau mengajak ke Islam ketika ajaran islam yang melarang riba dan ketidakadilan malah tidak dipraktekan? Malah cenderung memilih cara-cara praktis. Misalnya:

HTI dengan ide khilafahnya meminta khilafah kepada pemerintahan yang jelas sekulernya. Mengumpulkan masa dan demo. Apakah begitu cara Nabi?

Salafi jihadi mendirikan khilafah dengan perang pertumpahan darah. Apakah Nabi kita memulai khilafah Islam dengan perang?. Dan menganggap sebagian bumi disana sebagai tanah khilafah dan sebagian bumi lainya adalah bukan tanah khilafah?. Bumi ini seluruhnya adalah tanah khilafah tanpa memilih sebagian bumi lebih utama dibanding sebagian yang lain. Karena bumi ini satu. Dan hanya milik Allah dan Allah lah yang paling berhak membuat aturan. Bukan aturan manusia. Dengan menerapkan prinsip Islam ke seluruh bumi maka khilafah sudah berdiri tanpa adanya peperangan dan pertumpahan darah. Sekali lagi dengan ekonomi adil. Akan lebih menyentuh kepada ruh manusia itu. Karena sejatinya semua manusia itu Islam. Ruh Islam tersebut akan tersentuh dengan Islam ketika Islam benar-benar memberi solusi atas masalah umat. Dengan melakukan yang haq dan meninggalkan yang batil. Bukan cuma pura-pura Islam atau embel-embel syariah. Yang sebenarnya jauh dari syariah. Mengedepankan nafsu meskipun "ingin dianggap benar". Umat Islam sekarang diperbudak oleh riba.

Partai-partai Islam LEBIH BODOH lagi. Apakah Nabi mengajarkan mendirikan dan menegakan Islam dengan partai politik?. Itu hanya nafsu kalian saja untuk dunia. Tanpa partai politik jika islam menjadi satu tanpa adanya paham asobiyah/terkotak kotak justru kita akan lebih kuat. Umat Islam tersebar di seluruh dunia. Ketika sistem Islam tegak maka Presiden itu tak ubahnya hanya KETUA RT. Islam tidak mengenal batas-batas negara atau sekat-sekat perbedaan berdasarkan bangsa-bangsa. Nasionalisme tidak ada gunanya dalam Islam. Karena umat Islam dikumpulkan diakhirat kelak karena kesamaan aqidahnya. Bukan atas dasar negara apa atau bangsa apa ketika hidup di dunia. Bahkan Nasionalisme tidak ditanyakan kepadamu di alam kubur. Presiden Negara alias KETUA RT peraturanya tidak akan berguna karena umat Islam punya aturan yang lebih sempurna. Bahkan kita WAJIB menentang peraturan itu jika menentang aqidah kita. Dan seharunya, jika aparat pemerintahan tersebut mengaku Islam maka HARUS tunduk pada hukum, aturan dan pemimpin Islam. Jika tidak ingin menjadi golongan munafik yang kafir setelah beriman. Yaitu mengaku Islam tapi enggan menerima hukum dan sistem Islam. Mengaku beriman kepada kitab Allah tapi enggan melaksanakan aturan-aturan yang ada di dalamnya. Memilih-milih aturan yang sesuai kemauan pribadi dan meninggalkan sebagian yang lain yang tidak kami sukai. Mengatakan bahwa negara kita bukan negara Islam. Ya memang benar meskipun bukan negara Islam, hukum aturan dan ajaran Islam melekat kepada manusia yang dirinya mengaku sebagai umat Islam dimanapun dia berada. Dimanapun dia tinggal karena bumi ini milik Allah. Bukan milik negara atau Presiden. Presiden hanyalah pemimpin abal-abal yang dipilih dengan cara-cara jauh dari Islam. Dengan suara terbanyak yang menganggap orang pintar dan bodoh adalah sama saja. Yaitu sama-sama memiliki hak selembar kertas suara. Bahkan menganggap suara rakyat adalah suara Tuhan. Kebenaran memilih pemimpin ditentukan oleh suara terbanyak masyarakat atau umat Islam. Lalu dimanakah cara memilih pemimpin yang didasarkan atas musyawarah majelis syuro/musyawarah mufakat? Yang mendasarkan pemilihan pemimpin berdasarkan dalamnya pemahaman agama dan zuhudnya seorang pemimpin pada kebutuhan dan nafsu dunia. Kalian lebih percaya pada pemimpin dengan polesan tipu-tipu media dan democrazy (mendemokan/memamerkan ke crazya an/kegilaanmu). Siapa sebenarnya Tuhanmu wahai umat Islam !!?. Allah ataukah nafsu mu?. Semudah itukah iman dan aqidah Islam mu tercabut dari dirimu !!?. Katakan TIDAK pada cara-cara yang menjauhkan dirimu dari Allah ..!! Katakan TIDAK, demi Allah ..!!

Ormas-ormas Islam adalah sesuatu yang HINA dalam Islam. Menganut paham asobiyah yang sangat dibenci nabi. Merasa kelompoknya yang paling benar. Sehingga malah menghancurkan Islam itu sendiri. Para pemilik ormas inilah yang akan menghancurkan Islam dalam internal Islam. Panji yang diterima Allah hanya panji :

"Lailahailallah Muhammadrosululloh".

Panji kalian tidak diterima Islam wahai panji ormas Islam yang bodoh lagi membodohi umat Islam..!!
Sungguh hina panji-panji kalian wahai ormas Islam !!.
Turunkan panjimu jika engkau hanya menyembah kepadaNya tanpa sedikitpun keraguan dalam hatimu..!! Bubarkan kelompokmu jika engkau ingin kekuatan yang lebih besar yaitu ISLAM. Cukup islam yang satu, bukan Islam dengan embel-embel panjimu. Panjimu adalah HINA dalam Islam ..!!

Indonesia akan dikuasai dengan Demokrasi dan Ekonomi Ribawi

((( WARNING )))
Indonesia akan dikuasai dengan Demokrasi dan Ekonomi Ribawi


Demokrasi:

Dalam demokrasi suara orang pintar bernilai satu, dan suara orang bodoh juga sama yaitu satu.
Ini dibuktikan ketika masuk ke dalam bilik suara. Semua sama, hanya memperoleh satu lembar kertas suara.
Bagaimana bisa hal ini diterima dengan akal sehat?
Anda yang berpendidikan tinggi sama dengan nenek tua yang tidak tahu permasalahan bangsa ini akan sama saj haknya. Yaitu selembar kertas suara.
Anda yang sarjana dg titel seabrek akan sma saja dengan orang yang tidak sekolah.
Anda yg bisa menulis membaca dan pernah bersekolah, akan sama saja dg org yg tdk bisa baca tulis bahkan tidak pernah sekolah.
Jelas, orang bodoh akan sangat mudah dibodohi dan dikibuli. Hal ini dapat melalui media cetak maupun elektronik.
Sekarang lebih sering disebut sebagai pencitraan. Seorang ditampilkan seolah-olah luar biasa padahal apa yang dilakukanya semata-mata hanya rekayasa.
Yang malah menjerumuskan kita pada kebodohan dan kesesatan.
Tak jarang orang pintar juga bisa ikut menjadi bodoh karena tersesat dalam polesan dunia.
Apalagi orang-orang yang menuruti hawa nafsu nya. makin mudah disesatkan.
Nafsu kepada dunia, kepada harta, kepada tahta bahkan mungkin karena wanita. Seolah dunia ini akan ada untuk selamanya.

Hal ini sangat bertentangan dengan nilai-nilai Islam, bahwa orang 'alim (tahu/berilmu) itu lebih tinggi derajatnya daripada orang bodoh.
Bahkan, tidurnya orang yang 'alim lebih utama dibanding dengan ibadahnya orang bodoh.
Orang bodoh tidak tahu apa yang dia lakukan karena cenderung ikut-ikutan. Bayangkan, kita lebih banyak orang pintar atau orang yang bodoh/tidak tahu.
Silahkan jawab sendiri.

Bukankah orang yang melakukan sesuatu tanpa didasari pengetahuan itu seperti orang mabuk?
Anda bisa bayangkan orang mabuk itu seperti apa. Linglung dan tidak tahu arah. Omonganya ngelantur tanpa maksud, tanpa dasar dan tidak dengan cara berpikir secara logis.

Al-quran:
Hai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majelis", maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
(Al-Mujaadilah: 11)

Karena alasan demokrasi juga, sekarang banyak orang bodoh yang diambil kata-katanya. Semua orang bicara, tanpa dasar karena kebebasan berbicara menurut versinya. Orang-orang yang tidak berpegang pada agama. Beragama tetapi sesat. Dijadikan pemimpin dan memimpin umat.

Riba:

Riba sangat dilarang dalam islam. Riba adalah suatu bentuk tambahan yang dipaksakan pada muamalah. Dosa terkecil dalam hal riba adalah seperti mezinai ibu kandung sendiri. Bayangkan, itu adalah dosa paling ringan dalam riba. Hina sekali bukan?
Dalam riba tidak ada "risk sharing/berbagi resiko". Yang memungut riba PASTI dapat untung sedang yang dipungut BELUM TENTU bisa dapat untung (kadang rugi).Meskipun rugi, riba/bunga tetap harus dibayarkan.

Bahayanya:
Misalkan Indonesia berhutang kepada bank dunia, dengan bunga 5% per tahun. Maka dalam 20 tahun hutang kita akan menjadi 100%.(5% X 20 tahun). Bayangkan..!! 100% ..!!
Jika hutang kita 1/4 dari APBN maka dalam 80 tahun (20 tahun x 4) Indonesia sudah dikuasai ASING..!! kembali dijajah lagi. Kita akan jadi budak mereka. Tanpa ada biaya perang. Dan tidak perlu repot.
Belajar dari Yunani yang sekarang BANGKRUT, berikut sejarah hutang mereka:
% dari GDP
1980: 21%
1985: 43%
1990: 68%
1995: 93%
2000: 100%
2005: 98%
2010: 145%
2015: 172%
Sekarang?... BANGKRUT KARENA RIBA
Sekarang Anda cari tahu, berapa sebenarnya hutang kita.

Anehnya lagi, kita berhutang dalam bentuk kertas. Berapa ongkos mencetak kertas dollar tersebut? SANGAT MURAH
SANGAT MURAH, hanya kertas dan tinta modalnya.
Tapi kenapa kita mengembalikannya dengan aset dan SUMBER DAYA ALAM?

Pada akhirnya,
Pemberi hutang tentu akan selalu mendikte kita, apa yang harus kita lakukan. Bahkan mendikte kita, siapa pemimpin yang "HARUS" jadi pemimpin seperti yang mereka mau.
Agar hal ini terjadi secara halus maka dipilihlah demokrasi.
Bahkan umat islam sendiri larut dalam rencana jahat mereka. Umat Islam membentuk partai bergolong-golongan. Berkelompok-kelompok menganut paham ashobiyah.
Ashobiyah adalah perkara yang sangat dilarang Nabi. Silahkan cari tahu tentang ashobiyah.
Tak ayal, konflik dan permusuhan akan mudah disulut oleh umat islam sendiri. Dari dalam tubuh umat Islam sendiri. Kita diadu domba. Mereka bertepuk tangan !!

Sadarlah..!! mendekatlah pada Al-qur'an dan sunnah shohih supaya tidak tersesat. Jangan ikuti tipu daya mereka. Hadits Nabi wasiat sebelum beliau meninggal:

"Aku tinggalkan kepada kalian dua perkara yang kalian tidak akan tersesat selamanya selama berpegang teguh dengan keduanya, Kitabullah (Al-Qur'an) dan Sunnah" (HR. Malik)

Sekarang Anda tahu kenapa dunia ini dibagi menjadi negara-negara dengan ideologi yang mereka buat. Baik itu demokrasi maupun komunis.
Sejatinya hanya untuk memudahkan mereka menguasai dunia ini dan ingin membuktikan bahwa mereka "bangsa pilihan". Inilah angan-angan kosong mereka.
Allah akan selalu melahirkan penolong-penolong agamanya sampa hari pembalasan itu tiba. Mereka membuat makar namun sesungguhnya Allah lah sebaik-baik pembuat makar.


Sangat disayangkan juga, banyak umat Islam yang menjual agama demi kepentingan dunia.

Wahai umat islam..!! Wahai umat yang satu..!! tidak sadarkah kalian dengan apa yang sedang terjadi?!
Wahai umat Islam..!! Wahai umat yang mendapat petunjuk dan kemenangan..!! Akankah kalian hanya bisa berpangku tangan?!!

Merekalah orang-orang yang mengadu-domba kita yang sebenarnya musuh-musuh kita..!!
Mereka tidak ingin kita menjadi besar dan maju. Mereka mencoba menguasai bumi ini. Karena rezeki/SDA melimpah-ruah di negri-negri kaum muslimin.
Ini sebenarnya karena kebodohan mereka karena tidak menerima Tuhan Yang Esa sebagai Tuhan mereka, Tuhan Yang Berhak disembah..Allah..!!
Allah kurangi nikmat mereka. Rasa haus akan dunia dan keserakahan yang menjadi pembimbing langkah-langkah mereka. Langkah-langkah setan yang selalu iri, serakah dan mengajak kepada kesesatan.

Salah satu cara untuk melawan mereka adalah sebarkan tulisan dalam blog ini.
Ajak saudara kita agar tahu dan paham kondisi saat ini.
Semoga kita senantiasa dibimbing kepada petunjuk dan kebenaran..Aamiin


Efek riba bersifat masif. Yang dirasakan individu mungkin kecil tapi akan dirasakan secara keseluruhan dan meruntuhkan sendi-sendi ekonomi ketika saatnya tiba. Ini seperti bom waktu yang akan meledak pada saatnya.
Lalu bagaimana cara nya agar kita selamat:
Pada prinsipnya, berusaha bermuamalah dengan kondisi riil se riil riilnya. Ekonomi riil.

1.Berternak, bertani dan sejenisnya dengan tujuan mendatangkan pangan.
2.Barter, rezeki ditukarkan dengan rezeki.
3.Investasikan uang pada usaha-usaha produksi dengan prinsip bagi hasil. Jangan ke bank karen uangmu akan diribakan kepada yang lain.
4.Bekerja pada pekerjaan yang Halal menurut islam. Bukan cuma "tarik-ulur" uang. contoh: perjudian, prostitusi atau produksi dan pekerjaan haram lainya.

Contoh kondisi tidak riil adalah: Selembar kertas ditukar dengan sekarung beras. Ongkos produksi uang kertas itu cuma berapa? Mending makan uang atau makan beras? Lebih riil mana?

Mencetak selembar Uang $(dollar) hanya membutuhkan biaya 4sen/$ (Rp552) untuk modal kertas dan tinta. Amerika mencetak 1$ dapt untung 12.700,kalau yang ditulis 100$,nilainya adalah  1,3 jt rupiah lebih, biaya cetak tidak smp 600rp. Masih mau dibodohi?